SPENTRIAS IKUTI GSMB NASIONAL
Admin Akademik & Kurikulum
Penulis & Redaksi

FOTO: DOKUMENTASI TIM HUMAS SPENTRIAS.
Badung-SMPN 3 Abiansemal (Spentrias) mengikuti GSMB Nasional (Gerakan sekolah menulis buku) yang diadakan oleh lembaga penulisan Nyalanesia.
Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari program gerakan literasi sekolah dan menjadi ajang kreatifitas murid dan guru untuk membukukan karyanya, sehingga dapat memotivasi murid serta guru untuk terus berkarya pada bidang penulisan kreatif.
Karya yang baru saja dibukukan ada dua, yaitu Antologi Puisi dengan judul "Putih Biru dan Merah" dan Kumpulan Cerpen dengan judul "Antara Aku, Dunia dan Ekspetasi Mereka.
Sebanyak 62 puisi dan 52 cerpen yang ditulis oleh murid dan guru ini menjadi bukti bahwa murid dan guru bisa berkolaborasi untuk menciptakan karya.
Kegiatan ini pun didasari oleh pemikiran Kepala Sekolah serta tim literasi Spentrias untuk mengembangkan program literasi yang sudah berjalan sehingga literasi mempunyai bukti karya yang nyata.
Menurut I Nyoman Budiasa (Kepala Sekolah) "Kegiatan ini didasari oleh nilai literasi kami rendah sehingga kami melakukan segala cara agar literasi kita berkembang. Banyak program yang dilakukan seperti Pejuang kata, membaca buku 20 menit satu hari dan tentunya gerakan menulis buku ini. Kegiatan ini bagus untuk mengembangkan kemampuan kreatifitas menulis siswa dan guru karena tentunya mereka memiliki banyak ide dan perasaan yang ingin disampaikan dan dituliskan sehingga kami memiliki komitmen untuk memberikan wadah yang tepat agar perasaan mereka, pemikiran mereka abadi di dalam buku. Saya pun sudah merencanakan untuk terus meningkatkan program menulis buku ini agar setiap tahun sekolah dapat menerbitkan buku buku lain selain buku karya sastra".
Program ini sudah di mulai dari bulan Februari sampai dengan maret untuk proses penulisan karya dan dilakukan pemilihan karya oleh koordinator literasi.
Ni Putu Erni Rupiliu sebagai koordinator literasi memberikan apresiasi serta bangga kepada murid dan guru yang sudah mencoba menuliskan karya nya sehingga gerakan GSMB ini dapat memotivasi murid lain untuk ikut berkarya.
Sekolah tentunya memiliki banyak bakat yang harus dilatih dan dibimbing agar kelak murid dan guru memiliki pengalaman menulis karya karya yang baru.
Program ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi murid maupun guru agar dapat meningkatkan kegiatan literasi dan berkarya menuliskan pemikiran mereka.
28 Agustus 2026/Krisna Pramadita Hardiana. S.Pd